SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Total korban banjir yang melanda 5 kecamatan di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai 7.860 jiwa dari 3.400 kepala keluarga (KK).

"Update hari, ada 5 kecamatan yang terendam banjir. Dengan total KK terdampak sebanyak 3.400," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusup melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Yephi Hartady, Kamis, 26 Agustus 2021.

Adapun 5 kecamatan yang dilanda banjir tersebut yakni Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, dan Tualan Hulu. Banjir melanda 34 desa dan 1 kelurahan di sana.

Sementara, ketinggian banjir di 34 desa tersebut bervariasi. Namun rata-rata berada di antara 10 - 100 cm. Hanya saja satu desa dengan ketinggian banjir mencapai 180 cm.

Akibat banjir tersebut, tidak sedikit rumah warga yang rumahnya dimasuki air. Bahkan beberapa di antaranya hingga mengungsi ke rumah keluarganya di dataran lebih tinggi.

--page

"Potensi banjir semakin meluas masih kemungkinan terjadi. Karena hujan masih melanda di wilayah Utara Kotim," terang Yephi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)