PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program percepatan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) masih berjalan. Sasarannya pun kini diperluas. Terbaru adalah untuk ibu hamil. Vaksinasi itu mulai diberikan pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Meski saat ini sudah banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin termasuk ibu hamil, protokol kesehatan harus-lah tetap dijalankan demi mencegah Covid-19. Hal itu pula yang menjadi pesan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran.

Dia mengingatkan masyarakat tidak terkecuali ibu yang sedang hamil, tidak boleh lengah pada aturan yang dibuat pemerintah. "Meski vaskinasi sudah kita jalankan, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi," katanya di Palangka Raya.

Dia juga meminta kerja sama semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul mengatakan, ibu hamil patut mendapatkan vaksin karena masuk dalam kategori kelompok rentan terpapar Covid-19.

--page

Tanggapan Peserta Vaksinasi

Nina, salah satu peserta mengaku sempat merasa was-was atau khawatir. Namun setelah divaksin, perempuan dengan usia kehamilan 32 minggu ini mengaku lega. 

“Iya ada (perasaan) was-was, tapi percaya aja. Belum ada keluhan sih biasa aja seperti halnya vaksin-vaksin biasanya, tapi lega setelah divaksin,” kata Nina. 

Sekadar diketahui, vaksinasi untuk ibu hamil di Palangka Raya berlangsung di lingkungan kantor Gubernur Kalteng. Gubernur, Sugianto Sabran, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo dan sejumlah pejabat lainnya melakukan peninjauan.

Dalam kesempatan itu, kapolda mengapresiasi atas terlaksananya vaksinasi tersebut. Dia juga berpesan supaya protokol kesehatan tetap dipatuhi meskipun sudah divaksin. (BUDI YULIANTO)