BORNEONEWS, Kasongan - Jalan Trans Kalimantan atau Tjilik Riwut di Kabupaten Katingan antara Kasongan menuju Kereng Pangi atau Sampit sejak.dua hari terakhir terendam banjir.
Paling parah banjir terjadi sejak subuh, Jumat 27 Agustus 2021 tadi. Pasalnya titik ruas Jalan Trans Kalimantan yang terendam bertambah dibanding hari sebelumnya.
Dari pantauan, banjir yang membanjiri Jalan Trans Kalimantan itu di antaranya Km 1 Kasongan arah Kereng Pangi.
Di jalan ini ketinggian banjir di badan jalan hingga mencapai 50 centimeter atau setengah meter dengan panjang jalan yang kebanjiran sekitar 350 meter. Lainnya di Km 3 Kasongan - Kereng Pangi, kemudian Km 5, 6, 7, 8 wilayah Desa Banut Kalanaman.
Malah di tempat ini ruas jalan yang kebanjiran berlangsung sejak 3 hari terakhir, dan paling parah mulai pagi tadi dengan ketinggian banjir rata-rata si atas lutut orang dewasa.
--page
Untuk sementara kendaraan roda empat dan jenis truk masih dapat melintasi jalan banjir ini, namun untuk kendaraan roda dua banyak menggunakan jasa kelotok atau pikap melintasi jalan banjir.
Tapi tidak jarang kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir resikonya kendaraan macet.
Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo melalui Kabagops Kompol Triyo mengatakan sedikitny ada 10 titik ruas Jalan Trans Kalimantan Kasongan - Sampit yang terendam banjir ini.
Pihaknya bersama TNI, Satpol PP, BPBD dan relawan sejak kemarin sudah siaga di sejumlah titik jalan yang kebanjiran ini.
"Kita mengimbau kepada para pengguna jalan agar berhati-hati baikbdari arah Palangka Raya maupun Sampit saat melewati jalan banjir di wilayah Katingan ini," imbaunya. (ABDUL GOFUR/B-6)









