SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Perbaikan jembatan di Jalan Kapten Mulyono Sampit,  sudah rampung. Pengguna jalan pun dapat melalui jembatan yang sering disebut jembatan patah itu seperti biasa.

"Sudah operasional. Sudah kami buka," ungkap Pengawas Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotawaringin Timur, Suhardiono, Jumat, 27, Agustus 2021.

Meski demikian, petugas DPUPRPRKP Kotim berharap, pengguna jalan sadar diri. Jika kendaraannya melebihi berat kemampuan jembatan hendaknya tidak melintas di jalan tersebut. 

"Sadar diri saja, kalau melebihi 8 ton, jangan lewat jembatan ini. Kasihan pengguna jalan lain, nanti rusak lagi,"katanya.

Jembatan di Jalan Kapten Mulyono ini diperuntukkan bagi kendaraan di bawah 8 ton. Namun karen masih rusaknya beberapa titik di Jalan Lingkar Selatan, para sopir truk memilih lewat jembatan ini. 

--page

"Kami sudah pasang spanduk peringatan tapi tetap saja dilanggar. Bahkan spanduk peringatan kami dicabut," ungkapnya. 

Pihak DPUPRPRKP Kotim berharap ada kesadaran bagi para sopir truk semenjak kerusakan jembatan yang membuat terperosok sejumlah kendaraan. Sehingga jembatan semi permanen itu tidak cepat rusak. Setidaknya usianya bisa lebih panjang. (USAY NOR RAHMAD/B-6)