PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dan uji coba Standar Nasional QR Code pembayaran Indonesia (QRIS) dengan Thailand (Thai QR Payment).

Kegiatan peluncuran dilakukan secara virtual bertepatan dengan HUT BI ke 68 dan HUT RI ke 76. SNAP merupakan standar nasional yang ditetapkan BI yang memfasilitasi interkoneksi antar aplikasi pembayaran secara terbuka dalam pemrosesan transaksi. 

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando penetapan ini menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif sehingga dapat menyediakan layanan yang efisien, aman dan handal. 

Penyusunan SNAP dilakukan oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Sementara itu pengembangan QRIS antarnegara dengan Thailand diharapkan bisa menjadi tonggak baru dalam memfasilitasi aktivitas masyarakat kedua negara, khususnya bagi wisatawan kedua negara.

Implementasi SNAP merupakan salah satu tahapan penting dalam rangka mendorong digitalisasi di area sistem pembayaran. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 untuk terus mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional. 

--page

Standardisasi Open API Pembayaran diharapkan akan menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat dan kompetitif serta mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di Indonesia. 

Terwujudnya interoperabilitas dan interkoneksi antara QRIS dengan Thailand (Thai QR Payment) merupakan kolaborasi dan sinergi antara BI, Bank of Thailand, ASPI, lembaga switching kedua negara, Bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD) dan Penyedia Jasa Pembayaran. 

Interkoneksi dibangun antarlembaga switching kedua negara yaitu Rintis, Artajasa, Jalin dan Alto dari Indonesia dengan  National ITMX (NITMX) dari Thailand. 

Adapun penyelesaian transaksi dilakukan dengan menggunakan mata uang lokal antar kedua negara (Local Currency Settlement/LCS) melalui Bank ACCD Indonesia yaitu BCA, BNI, BRI dan Bank ACCD Thailand yaitu Bangkok Bank (BBL), Bank of Ayudhya (Krungsri), CIMB Thai Bank (CIMBT). Fase komersial penuh QR antarnegara dengan Thailand akan dilakukan pada kuartal pertama 2022.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah juga senantiasa mendukung implementasi transaksi digital antara lain dengan menggunakan kanal pembayaran QRIS. 

--page

Di Kalteng, jumlah merchant QRIS posisi pertengahan Agustus 2021 ada 63.375 merchant. Sepanjang 2021 Kalteng menjadi daerah dengan pertumbuhan jumlah merchant tertinggi ke 2 seluruh Indonesia yakni 91 persen bila dibandingkan dengan posisi jumlah merchant di akhir 2020. 

Sebagai bentuk upaya mendorong perluasan implementasi QRIS, Kantor BI Kalteng telah menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi dan on boarding merchant QRIS disektor strategis seperti Sektor Pasar Tradisional (Pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangka Raya) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Kota Palangka Raya, Pengelola Pasar, dan PJSP (BPD Kalteng, BRI, dan Link Aja).

Selain sektor pasar tradisional, BI Kalteng juga telah menyelenggarakan kegiatan edukasi dan on boarding merchant diberbagai sektor lainnya sepanjang 2021 yakni sektor pariwisata meliputi Taman Nasional Tanjung Puting dan Objek Wisata Kum Kum Palangka Raya.

Sedangkan sektor korporasi daerah meliputi Akumandiri DPW Kalteng dan Kota Palangka Raya. Sektor UMKM meliputi UMKM Mitra dan Binaan Bank Indonesia.

Lalu sektor instansi pemda yakni Musala Baiturrahim Kantor Walikota Palangka Raya berkolaborasi dengan instansi dan PJSP. (ROKIM/B-6)