PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat hal menarik yang disampaikan seorang siswa saat digelarnya vaksinasi massal bagi siswa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kepada Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Dandi Ahmad Risadi, siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Kumai mengatakan, saat ini, ia dan teman-temannya sudah sangat kangen dengan suasana belajar tatap muka secara langsung di sekolah.

Kemudian saat ditanyai apa harapannya, siswa tersebut menyampaikan jawabannya yang mengundang tepuk tangan para pejabat dan hadirin di tempat tersebut.

"Saya mewakili teman-teman, bermohon pada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar bisa mengalokasikan vaksin pada daerah-daerah di antaranya Provinsi Kalteng dan khususnya Kabupaten Kobar," ujar siswa tersebut.

Sehingga, menurut Dandi, upaya pemerintah mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok bisa terwujud dan proses belajar mengajar secara langsung bisa dilaksanakan sesegera mungkin.

--page

"Karena bila program vaksinasi sudah bisa dirampungkan di Kalteng, artinya segala aktivitas yang sementara diubah teknis pelaksanaannya seperti belajar mengajar secara daring, bisa kembali lagi belajar mengajar langsung," ujar siswa tersebut.

Meskipun, lanjut Dandi, pada pelaksanaannya nanti proses belajar mengajar secara langsung wajib memenuhi dan mengikuti aturan protokol kesehatan, menurutnya sebagian besar siswa dan orang tua tidak akan keberatan.

"Karena sudah setahun lebih, kami belajar aecara daring dan rasanya sangat sulit bila dibandingkan dengan belajar secara langsung di sekolah," ujarnya.

Mendengar hal tersebut, Gubernur mengatakan hal itu juga yang saat ini sedang diusahakan pihaknya.

"Sebenarnya Pemprov Kalteng dan berbagai kabupaten-kota bisa saja mempercepat proses vaksinasi sesuai target yang sudah ditetapkan. Namun semuanya tergantung ketersediaan dan alokasi vaksin yang kita dapatkan dari pusat. Semoga harapan kamu ini bisa direspon dan direalisasikan oleh pemerintah pusat, setelah membaca berita tentang harapan yang disampaikan tadi," jelas Gubernur. 

Seperri diberitakan, hari itu, ada 826 siswa SMA dan 902 siswa SMK mengikuti pelaksanaan vaksinasi massal di dua tempat yaitu di SMK 1 Pangkalan Bun dan SMA 1 Kumai.(WAHYU KRIDA/B-7)