BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pasien positif covid-19 di Barito Timur bertambah 11 orang, Sabtu, 28 Agustus 2021. Penambahan itu tersebar di 8 kecamatan.
Di antaranya Kecamatan Dusun Timur 4 orang, Pematang Karau 1 orang, Karusen Janang 1 orang, Paju Epat 1 orang, Raren Batuah 1 orang, Dusun Tengah 1 orang, Paku 1 orang dan Kecamatan Patangkep Tutui 1 orang.
"Hari ini tidak ada pasien yang sembuh.Jadi pasien yang dirawat juga bertambah 12 orang," kata Ketua Bidang Penanganan Satgas Penanganan Covid-19 Barito Timur yang juga Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung.
Dengan demikian, akumulasi positif covid-19 Barito Timur menjadi 2.895 kasus. Rinciannya 1..746 orang telah sembuh, 42 orang meninggal dan 107 masih dalam perawatan.
Sebaran pasien yang masih dirawat, dari Kecamatan Dusun Timur 60 orang, patangkep tutui 17 orang, karusen janang 7 orang, Benua Lima 7 orang, paju epat 5 orang, raren Batuah 5 orang, Paku 2 orang, Pematang karau 2 orang, Dusun Tengah 1 orang dan Kecamatan Awang 1 orang.
--page
Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Dwi Aryanto menyampaikan pesan Bupati Barito Timur agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan serta mematuhi setiap anjuran yang disampaikan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran covid-19.
"Dengan masih tingginya peningkatan kasus positif covid-19, masyarakat harus lebih waspada serta selalu menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19, dengan lebih disiplin di tempat kerja, pasar, rumah ibadah dan di pelayanan umum. Jika tidak ada kepentingan yg mendesak sebaiknya di rumah saja, hindari keramaian," ujar Dwi di Tamiang Layang.
Dia menambahkan, bupati berharap ASN menjadi teladan yang baik dalam kepatuhan terhadap protokol kesehatan baik dalam lingkungan kantor maupun lingkungan keluarga serta turut berpartisipasi dalam menyosialisasikan pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 di lingkungan kerja dan masyarakat sekitarnya.
"Seluruh komponen masyarakat juga dapat berperan serta menyampaikan pesan-pesan edukasi protokol pencegahan penularan covid-19," jelas Dwi. (BOLE MALO/B-7)









