SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Kota  kerap mengeluhkan kerusakan jalan di dalam Sampit, Kotawaringin Timur. Salah satunya Jalan HM Arysad menuju Bundaran KB. 

"Salah satu jalan yang tak kunjung diperbaiki yakni Jalan HM Arsyad, banyak yang berlubang dan berdebu," keluh Eko Prastyo, warga sekitar, Minggu, 29 Agustus 2021. 

Menanggapi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotawaringin Timur menjelaskan, kerusakan Jalan HM Arsyad sekitar Bundaran KB terjadi lantaran banyaknya kendaraan bertonase besar lewat di kawasan itu. 

"Percuma diperbaiki bakal hancur terus, selama Jalan Lingkar Kita Selatan tidak diperbaiki, truk-truk besar tetap akan lewat di situ," kata Petugas Bagian Rehabilitasi DPUPRPRKP Kotim, Rony Ilmiawan, Minggu, 29 Agustus 2021. 

Saat ini DPUPRPRKP Kotawaringin Timur, sedang memperbaiki Jalan Lingkar Kota Selatan sejak Jumat, 27 Agustus 2021. 

--page

Jalan Lingkar Kota dikhususkan bagi kendaraan angkutan berat seperti pengangkut crude palm oil (CPO),  petikemas, dan kendaraan bertonase di atas 8 ton lainnya.

Namun kondisinya masih belum bersahabat bagi sopir truk. Sehingga mereka banyak yang memilih lewat jalan kota. Akibatnya sejumlah jalan dalam kota seperti di Jalan HN Arsyad Bundaran KB mengalami kerusakan cukup parah.c(USAY NOR RAHMAD/B-6)