PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf mendorong masyarakat untuk membangun kembali kepedulian terhadap lingkungan dengan cara mengoptimalkan gerakan sadar buang sampah pada tempatnya. 

Wahid menyebutkan, gerakan sadar buang sampah ini tentunya bertujuan agar terciptanya kebersihan lingkungan, sehingga mampu mencegah terjadinya dampak samping peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau yakni peningkatan curah hujan yang berpotensi sebabkan banjir dan penyakit endemis lainnya.

“Saya mengajak masyarakat untuk sadar pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan peduli akan kebersihan lingkungan. Terlebih saat musim peralihan seperti ini, banyak hal buruk bisa terjadi kalau lingkungan tidak diperhatikan,” katanya,  Senin 30 Agustus 2021.

Menurutnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) akan sangat rentan menyerang masyarakat saat musim seperti ini. Maka dari itu harus ada upaya pencegahan bersama agar tidak ada lagi nyamuk yang berkembang biak dan mengakibatkan wabah DBD.

“Pemerintah akan kesulitan dalam mengatasi permasalahan sampah, kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit menular jika tidak turut didukung oleh masyarakat,” ucapnya.

Oleh sebab itu juga dirinya mendorong masyarakat terutama yang bermukim di daerah aliran sungai (DAS) seperti di tepian Sungai Kahayan, Sungai Sebangau maupun sungai-sungai besar lainnya untuk terus menggalakan kebersihan sungai sebagai salah satu langkah awal pencegahan bencana memasuki musim penghujan yang ada di depan mata.

--page

"Dengan kawasan lingkungan yang bersih, maka pola hidup bersih dan sehat akan dapat dirasakan. Lingkungan pun akan bebas dari penyebaran nyamuk dan penyakit lain karena lingkunganya terjaga," pungkasnya. (HENDRI/B-11)