SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang terjadi di 5 kecamatan yang berada di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini sudah mulai surut. Setelah hampir sepekan ketinggian banjir mulai dari 10 cm hingga 180 cm. 

"Sekarang banjir sudah mulai surut di hampir seluruh desa yang ada di 5 kecamatan terdampak," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusup melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Yephi Hartadi, Senin, 30 Agustus 2021. 

Pihak pemerintah daerah sendiri sudah melakukan penanganan, berupa memberikan sembako untuk sejumlah korban banjir yang dapat dijangkau di wilayah Utara tersebut. 

Selain itu juga memeriksa sejumlah rumah yang ketinggian banjirnya mencapai 180 cm meter. Guna memastikan tidak ada korban jiwa. 

"Saat ini tim di lapangan masih berkeliling di sejumlah lokasi banjir. Guna memastikan tidak ada korban," katanya. 

--page

Sementara dari data yang didapat Borneonews.co.id, ada 34 desa dari 5 kecamatan di Kotim yang dilanda musibah banjir. Yakni Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, dan Kecamatan Tualan Hulu.

Jumlah jiwa yang menjadi korban yakni 7.860 jiwa, dangan total 3.400 kepala keluarga. Kepolisian juga telah membuat dapur umum disejumlah lokasi banjir, guna memberikan makanan kepada masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)