PALANNGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Farid Wajdi mengatakan dalam memberikan bantuan kepada anak yatim/piatu pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial. 

"Senin rencanannya akan kami cek ke setiap dinas sosial kabupaten dan kota se-Kalteng terkait anak yang ditinggalkan orantuanya akibat Covid-19," ungkapnya, Senin 30 agustus 2021

Farid menerangkan pada saat ini Dinas Sosial Kabupaten dan kota se-Indonesia, termasuk di Kalteng sedang mendata anak yang yatim piatu yang salah satu  atau kedua orang tuanya meninggal karena Covid-19. 

Menurutnya data tersebut diminta oleh Kementerian Sosial untuk kemudian diambil kebijakan untuk penanganannya, dan secepatnya akan dilaksanakan.

Farid menuturkan Covid-19 adalah sesuatu yang baru, jadi untuk programnya pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial. 

--page

Dia mengungkapkan salah satu bentuk perhatian pemprov melalui dinas sosial adalah pada 2020 dinas sosial provinsi telah memberikan bantuan sosial (Bansos) untuk warga kurang mampu/warga terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantua dari pemerintah pusat. 

"Bansos merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakatnya yang terpapar Covid-19,"timpalnya. 

Tahun ini Dinas Sosial Provinsi Kalteng mengawal Bansos untuk korban terdampak Covid-19 dari pemerintah pusat dan mendirikan dapur umum, untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri terpusat. (APRIANDO/B-6)