BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mendukung rencana pemerintah yang akan melakukan reformasi bidang susbidi energi dari berbasis komoditas menjadi berbasis orang atau subsidi tertutup dan dinilai lebih tepat sasaran.
"Kami mendukung kebijakan pemerintah yang akan mengubah penyaluran subsidi energi melalui skema tertutup, tujuannya agar subsidi yang diberikan tepat sasaran," kata Mukhtarudin, Selasa, 31 Agustus 2021.
Mukhtarudin mengungkapkan pemerintah akan mereformasi subsidi energi dari berbasis komoditas menjadi berbasis orang pada 2022. Kebijakan subsidi tahun depan diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung ketahanan pangan dan energi.
Subsidi merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan, oleh karena itu kebijakan subsidi perlu terus disempurnakan agar tidak terjadi exclusion eror yang mengakibatkan tujuan dari subsidi tidak tercapai.
"Mekanisme tertutup ini dirasa yang paling tepat agar subsidi tersebut tidak jatuh kepada orang - orang tidak berhak," ungkapnya.
--page
Anggota DPR RI Dapil Kalteng dari Fraksi Golkar menyarankan kebijakan ini hendaknya dilakukan secara bertahap dan hati-hati, dengan mempertimbangkan banyak aspek, khususnya kondisi ekonomi masyarakat dan kesiapan infrastruktur serta dukungan data yang obyektif.
"Pemerintah perlu melakukan upaya penyempurnaan data terpadu kesejahteraan sosial dengan melakukan verifikasi dan validasi secara reguler untuk memastikan subsidi diberikan kepada golongan masyarakat yang memang berhak," pungkasnya. (DANANG/B-6)









