SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Habaring Hurung Sampit terus melakukan inovasi dan salah satu dosen STIH Tasrifinoor dipercaya menjadi salah satu juri di kegiatan tahunan yang diadakan oleh Kementrian Agama Kotim yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Kabag Alumni STIH Sampit Tasrifinoor mengatakan, ini merupakan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya bahkan lembaga. 

"Saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk bisa berkontribusi untuk memberikan pemikiran dalam ajang kegiatan tersebut," kata magister hukum islam ini, Selasa,31 Agustus 2021.

Apalagi peserta yang ikut ini adalah Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Tentu banyak hal yang mereka dapatkan dalam pekerjaan, baik sebagai penghulu maupun sebagai kepala KUA. 

Tema yang diangkat juga isu sekitar pandemi Covid, yakni masalah peran penghulu di tengah pandemi, pernikahan di era pandemi sampai kepada dampak pandemi terhadap pelayanan di KUA. 

--page

"Saya rasa tema yang diangkat sangat menarik sekali. Karena semua peserta harus membuat tulisan berdasarkan fakta di lapangan dengan mencari teori yang relevan," tukasnya.

Ia juga berharap kepada para juara pada kegiatan lomba tersebut bisa mewakili Kotim di ajang KTI Kemenag tingat provinsi Kalteng. 

"Besar harapan kami dari peserta Kotim bisa menjadi juaranya nanti di tingkat provinsi," pungkasnya. (NACO/B-6)