BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabar gembira untuk tenaga guru Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) madrasah, pada bulan depan rencananya insentif akan cair.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Kementerian Agama tengah memproses pencairan insentif bagi guru madrasah bukan PNS. Yaqut Cholil Qoumas memperkirakan insentif ini akan mulai cair pada September 2021.
"Petunjuk teknis pencairan insentif guru madrasah bukan PNS sedang dalam tahap finalisasi. Saya minta Ditjen Pendidikan Islam untuk bisa segera melakukan proses pencairan. Targetnya September sudah mulai cair," terang Yaqut dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 31 Agustus 2021.
Ia menyampaikan Kementrian Agama mengalokasikan insentif untuk sekitar 300 ribu guru madrasah bukan PNS dengan anggaran mencapai Rp647 miliar.
Menurut Menag, insentif ini diberikan kepada guru bukan PNS pada Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
--page
Insentif ini bertujuan memotivasi guru bukan PNS untuk lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan begitu diharapkan terjadi peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi belajar peserta didik di RA dan Madrasah. (HERMAWAN DP/B-5)









