SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Korban terdampak banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus bertambah meskipun di wilayah Utara sudah mulai surut. Data terbaru yang diperoleh borneonews, warga yang terdampak sudah mencapai 10.585 jiwa.

"Jumlah desa yang terdampak banjir bertambah yakni Desa Baamapah, Kawan Batu, Bantur dan Desa Hanjalipan," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 31 Agustus 2021.

Dia menerangkan, jumlah masyarakat yang terdampak tersebut berasal dari 50 desa dan 1 kelurahan yang berada di Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Tuwalan Hulu, Mentaya Hulu, dan Kecamatan Kota Besi.

Banyaknya jumlah desa yang terdampak membuat pemerintah daerah kesulitan untuk memberikan bantuan. Sebab, jalur darat terputus dan arus banjir sangat deras. Kondisi itu jika dipaksanakan sangat berbahaya. 

"Bantuan akan terus kami salurkan sesuai ketersediaan karena di tengah pandemi Covid-19 ini, anggaran sangat terbatas. Sehingga, bantuan saat ini merupakan bantuan dari perusahaan dan patungan sejumlah pejabat," kata Halikinnor.

--page

Dirinya menambahkan, saat ini, air di wilayah Utara Kotim sudah mulai turun. Dirinyapun berharap, hujan deras dalam waktu lama tidak lagi melanda daerah tersebut. Sehingga banjir bisa cepat berakhir. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)