PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Tengah (Kalteng), Farid Wajdi mengatakan, dinas sosial masih terus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang menjadi yatim karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19.

Pendataan ini dilakukan oleh dinas sosial tiap daerah kabupaten kota. Nantinya, data yang dihimpun akan dilaporkan langsung ke kementrian sosial dengan tembusan ke Dinsos Kalteng.

 “Dari Kemensos sudah menyurati bupati, wali kota se-Indonesia termasuk Kalteng agar mendata setiap anak baik yatim, piatu, atau yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Pendataan itu masih dilakukan secara berkelanjutan,” katanya saat ditemui di Palangka Raya, Rabu, 1 September 2021.

 Ia menyampaikan, dari data yang dihimpun, per hari ini jumlah anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19 berjumlah 40 anak.

Dari 14 kabupaten-kota, baru dua kabupaten dan satu kota yang sudah melapor, di antaranya Kotawaringin Barat 10 anak, Kotawaringin Timur tujuh anak dan Palangka Raya 23 anak.

--page

“Kabupaten lainnya bukan tidak ada ataupun tidak melakukan pendataan. Mereka sampai saat ini masih terus melakukan pendataan, hanya saja belum menyampaikan laporan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)