BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 9 kelurahan di Kota Palangka Raya berada dalam status waspada banjir. Rinciannya, Kelurahan Petuk Bukit, Marang, Banturung, Petuk Ketimpun, Palangka, Pahandut, Bereng Bengkel, Tangkiling dan Kameloh Baru.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus memantau sejumlah wilayah rawan banjir.
"Pemantauan terhadap sejumlah wilayah rawan terus dilakukan. Pemantauan memang difokuskan pada wilayah-wilayah pinggir sungai, karena daerah-daerah tersebut merupakan wilayah rawan," katanya, Kamis 2 September 2021.
Emi menjelaskan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah kebanyakan merupakan kiriman. Menurutnya, wilayah Kota Palangka Raya dilintasi tiga sungai besar yakni Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sabangau.
Hingga saat ini, BPDB Kota Palangka Raya terus berupaya mengingatkan masyarakat terutama yang berada di kawasan pinggiran sungai, untuk waspada terhadap potensi terjadinya banjir.
"Kami memang selalu mengingatkan masyarakat untuk waspada. Baik itu melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, serta siaran keliling yang dilakukan petugas pada wilayah-wilayah rawan tersebut," jelas Emi.
--page
Selain itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat mematikan aliran listrik jika rumah sudah tergenang oleh air. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi segala hal yang tidak diinginkan. (HENDRI/B-11)









