BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh meminta masyarakat agar dapat melestarikan kearifan lokal di Kalimantan Tengah.
Kearifan lokal yang ada merupakan salah satu ciri khas daerah yang harus bisa dipertahankan dan digaungkan kembali sebagai meski di tengah perkembangan zaman.
"Zaman boleh berkembangkan, namun kearifan lokal kita harus tetap ada dan dilestarikan jangan sampai dilupakan. Karena ini merupakan ciri khas daerah kita," tuturnya, Kamis, 2 September 2021.
Ia menjelaskan ada begitu banyak kearifan lokal yang harus mampu dipertahankan seperti, bahasa daerah, tarian, serta berbagai macam permainan tradisional diantaranya manyipet, balogo, bagasing, sepak sawut, balap engrang, sebumbun dan yang lain-lain.
Di tengah perkembangan zaman saat ini salah satu contohnya berbagai permainan tradisional sudah begitu jarang ditemukan dan dimainkan oleh masyarakat, anak-anak maupun kaum muda.
Padal di dalam permainan tradisional terdapat beberapa nilai yang bisa menjadi pedoman pembelajaran seperti melatih kekompakan, kebersamaan, berpikir, strategi dan nilai-nilai positif lainnya.
--page
"Memang untuk mempertahankan kearifan lokal tidaklah mudah karena perkembangan zaman seperti sekarang ada begitu banyak teknologi yang dapat mempengaruhi hingga melupakan jati diri daerah, namun dengan keinginan dan kemauan tentu hal itu bisa kita pertahankan," sebutnya.
"Harapan kita seluruh komponen masyarakat bisa berpartisipasi untuk mempertahankan kearifan lokal yang ada di provinsi ini supaya tidak punah dan hilang begitu saja," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









