PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hari Nur Cahya mengingatkan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk melakukan penyelarasan program.

Dia berharap program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng dapat sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“RPJMN 2020-2024 telah ditetapkan presiden melalui peraturan presiden nomor 18 tahun 2020,” terang Nur dalam paparan slide saat mengikuti Musrenbang secara virtual, Kamis 2 September 2021.

Adapun visi nasional 2020-2024 adalah terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Sebagai langkah mewujudkan hal tersebut ada tujuh agenda pembangunan, dimulai dengan memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.

--page

Setelah itu mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Ketiga adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Sedangkan agenda keempat adalah revolusi mental dan pembangunan kebudayaan. Dilanjutkan dengan memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Kemudian 2 poin terakhir terdiri dari membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim. Ditunjang dengan memperkuat stabilitas Polhukhankam dan transformasi pelayanan publik. (HERMAWAN DP/B-6)