BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya beberapa hari terakhir ini, membuat debit air sungai di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) meluap dan menggenangi rumah warga, Kamis, 2 September 2021.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi Siallagan menyampaikan bahwa berdasarkan laporan tim di lapangan, terpantau menunjukan kenaikan debit air di Das Lamandau, secara bertahap setiap hari, sejak tanggal 21 Agustus 2021.
"Dampaknya terlaporkan ada 3 rumah (RT.01 dan 02) di desa Kondang mulai terendam air dan juga jalan lingkungan, dengan ketinggian air 30 cm, Belum ada laporan fasilitas umum yang terdampak " kata Martogi saat dikonfirmasi Borneonews.
Lanjutnya, debit air juga mulai naik di Desa Rungun, dimana debit air sungai di kawasan desa tersebut kenaikan airnya bervariasi dari 20 - 40 cm. Kemudian, beberapa ruas jalan lintas Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama juga mulai terendam air.
"Dengan situasi tersebut tentu kita siaga banjir, dengan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama," ungkapnya.
--page
Martogi menambahkan, saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar sudah turun ke lokasi dengan status siaga. Kondisi terkini, dinyatakan masih aman.
"Saya juga selalu komunikasi dengan Camat Kolam, informasi terbaru dari beliau sejauh ini masih aman. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan buruk yang terjadi," pungkasnya. (DANANG/B-5)









