BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Workshop Akreditasi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan, di aula Dinas Kesehatan setempat, Kamis 2 September 2021.
Kegiatan workshop ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, H Siswandoyo dihadiri Sekdis Khusnul Khotimah, Kabid P2P Sampuerna Murni Yati, Kabid PSDK Pariyadi, peserta workshop. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara virtual yang juga dihadiri dari Kementerian Kesehatan.
H Siswandoyo mengatakan kegiatan workshop ini merupakan rangkaian dari menu kegiatan DAK non fisik Akreditasi Laboratorium Kesehatan dalam upaya mewujudkan pelayanan yang bermutu di laboratorium kesehatan.
“Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pengamatan awal pimpinan laboratorium kesehatan dan para staf terhadap penyelenggaraan akreditasi laboratorium kesehatan,” kata Siswandoyo.
Kegiatan ini juga, jelasnya, untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan akreditasi laboratorium kesehatan, pemahaman terhadap standar manajemen, standar teknis dan program nasional serta terhadap dokumen akreditasi laboratorium kesehatan.
--page
“Diharapkan dengan mengikuti workshop ini para peserta akan meningkatkan pengetahuan dan kualitas seluruh tim dalam menerapkan ilmu dan materi yang telah didapat. Agar dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di laboratorium kesehatan untuk segera ditindaklanjuti sehingga mutu dan kinerja laboratorium kesehatan dapat lebih meningkat," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kepada peserta workshop untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan pada hari ini agar tujuan dari kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
"Dengan adanya akreditasi laboratorium kesehatan ini bukan untuk menambah beban, tetapi berguna untuk memperbaiki tata kelola yang belum standar agar sesuai standar, mengurangi resiko atau bahaya bagi pasien dan tenaga kesehatan serta memperbaiki mutu pelayanan pemeriksaan secara berkesinambungan sehingga meningkatkan kepuasan pengguna layanan kesehatan di laboratorium kesehatan daerah," pungkasnya. (RAMADHANI/B-5)









