BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara mendirikan dapur umum untuk pasien isolasi terpusat (Isoter) yang diduga positif Covid-19. Dapur umum itu dipusatkan di eks bandara lama Jalan Pendreh, Muara Teweh.
Makan dan minum untuk pasien isoter ini sesuai standar yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Barito Utara, dapat makan dan makanan ringan sehari 3 kali, dengan menu yang berbeda-beda.
Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara Eveready Noor, Kamis 2 September 2021 mengatakan, pelaksanaan tersebut sesuai Surat Keputusan Bupati Barito Utara Nomor 188.45/270/2021 tertanggal 10 Agustus 20201 terkait Pembentukan Tim Pengelola Tempat Isolasi Terpusat bagi Pasien Positif Covid-19 yang Tidak Bergejala Maupun Bergejala Ringan di Kabupaten Barito Utara.
“Untuk kebutuhan makan dan minum para pasien ini kami mendapat bantuan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, perorangan yang peduli dengan penangan Covid-19 khususnya pada pasien-pasien yang diisolasi terpusat,” kata Eveready Noor.
Dia menuturkan, ada tiga perusahaan yang membantu sangat luar biasa karena masing-masing bantuan sebesar Rp100 juta. Selain itu, ada juga perusahaan yang menyumbang minyak goreng 10 ribu liter dan 1 ton beras.
--page
“Bantuan ini kami kelola dengan baik, sebagian sudah kami salurkan bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah dan terdaftar di PPKM kelurahan,” kata mantan Camat Teweh Tengah ini.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang sudah memberi bantuan dan dukungan dalam melaksanakan tugas dari tanggal 13 Agustus 2021 sampai dengan sekarang. (RAMADHANI/B-7)









