BORNEONEWS, Sampit - Seekor monyet ekor panjang peliharaan Tumiran, warga Jalan Pramuka, Sampit, Kotawaringin Timur, lepas. Pemilik pun meminta pertolongan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur. Namun, monyet yang dimaksud sulit untuk ditangkap.
"Monyet peliharaan itu sudah sepekan yang lalu lepas dari rantainya. Sehingga merusak tanaman buah dan dikhawatirkan menganggu warga sekitar," ucap Kepala Disdamkarmat Kotawaringin Timur, Rihel, Kamis, 2 September 2021.
Menurut pengakuan Tumiran, peliharaannya itu sering terlihat berkeliaran di lingkungan sekitar, kebun belakang rumah dan di rumah-rumah tetangga. Namun setiap didekati selalu lari.
Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju lokasi pada Rabu, 1 September 2021. Petugas pun langsung melakukan pencarian di lingkungan sekitar kebun belakang rumah dan di rumah-rumah tetangga pelapor.
Setelah beberapa saat mencari, tidak lama kemudian monyet ekor panjang atau hewan bernama latin Macaca fascicularis itu terlihat.
--page
"Petugas kami mencoba mendekatinya dengan membawa umpan berupa makanan kesukaan namun si monyet langsung menjauh," beber Rihel.
Petugas telah berusaha dengan berbagai upaya agar bisa menangkap hewan primata tersebut. Tapi monyet naik ke atas pohon. Petugas pun kewalahan menangkapnya.
"Beberapa metode sudah dilakukan petugas kami untuk menangkap monyet ekor panjang itu. Namun kali ini belum berhasil dilakukan," pungkas Rihel. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









