SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir di Desa Palangan, Kecamatan Kota Besi, sudah masuk ke sejumlah rumah warga. Saat ini pihak kecamatan masih mendata jumlah rumah yang telah terendam banjir.

"Sudah ada rumah warga yang kemasukan air. Itu terjadi di RT 4," ungkap Camat Kota Besi, Ninuk Muji Rahayu, Jumat, 3 September 2021.

Informasi sementara yang dihimpun borneonews.co.id banjir telah merendam dua RT, yakni RT 1 dan RT 4, sejak Kamis, 2 September 2021.

"Sebetulnya 31 Agustus 2021 itu sudah banjir namun terlalu tinggi seperti sekarang. Ini setiap hari naik karena curah hujan juga tinggi," imbuh Ninuk.

Pemerintah kecamatan belum memastikan jumlah rumah dan kepala keluarga yang terdampak banjir. Namun yang jelas banjir dikhawatirkan terus meningkat, mengingat cuaca yang terjadi beberapa hari ini selalu hujan.

"Saya sudah minta petugas untuk mendata. Selanjutnya dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah," ujar Ninuk. 

--page

Pemerintah Kecamatan Kota Besi juga mengimbau masyarakat yang tinggal di pinggir sungai agar selalu waspada banjir. Sebab banjir sewaktu-waktu bisa berpotensi makin tinggi dan meluas karena intensitas hujan yang masih tinggi. (USAY NOR RAHMAD/B-11)