SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Banjir akibat luapan air di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara kemarin menyebabkan puluhan tambak milik warga tenggelam.

Berdasarkan pendataan pemerintah desa, kerugian yang dialami masyarakat disana mencapai ratusan juta rupiah.

"Dari data yang sudah dikumpulkan, ada 31 tambak yang tenggelam dengan ukuran bervariasi beda," kata Kepala Desa Sungai Pasir, Humaidi, Jumat, 3 September 2021.

Menurutnya, tambak yang tenggelam tersebut adalah jenis budidaya ikan nila, bawal, patin dan bandeng. Bahkan, tambak milik kelompok PKK juga terdampak.

"Kerugian yang dialami juga berbeda-beda, mulai dari Rp 4 juta, Rp 30 juta, dan tertinggi mencapai Rp 51 juta," ujarnya.

Humaidi menuturkan, luapan air akibat hujan dengan intensitas tinggi pada tanggal 1 September tersebut merendam puluhan rumah warga yang berada di RT 1 - 7, dan ketinggian air sekitar 20 - 50 cm.

"Selain itu, beberapa ruas jalan poros juga ikut tenggelam, dan untuk kerusakan belum terdata," terangnya.

--page

Dia menambahkan, situasi desa saat ini masih berjalan aman dan kondusif, dirinya berharap agar air bisa kembali surut dan rumah warga tidak lagi tenggelam.

"Sampai saat ini alhamdulillah tidak terjadi korban jiwa dan belum ditemukan kerugian harta benda yang berarti, kecuali beberapa kolam tambak budidaya warga yang tenggelam," tutupnya. (NORHASANAH/B-11)