PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun sektor pendidikan di Kotawaringin Barat harus tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, guna menunjang proses belajar mengajar dan kualitas pendidikan.

Salah satunya SDN 1 Lalang, Desa Lalang, Kecamatan Kotawaringin Lama. Sekolah dasar tersebut, sangat membutuhkan tambahan guru dan ruang kelas untuk belajar mengajar.

Guru SDN 1 Lalang Abdul Gani mengatakan, bahwa saat ini SDN 1 Lalang kekurangan ruang belajar, dimana hanya ada empat ruangan saja. Sehingga perlu ada penambahan ruang kelas.

"Untuk proses belajar mengajar siswa SD, idealnya itu 6 ruang kelas, sehingga perlu dibangun dua ruang kelas lagi," kata Abdul Gani, saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lanjutnya, selain kekurangan ruang kelas, sekolah yang berada di pelosok desa tersebut juga masih sangat membutuhkan tambahan tenaga pengajar, sebab saat ini guru kelas yang ada di sekolah tersebut masih minim.

--page

"Jadi guru kelas cuma ada 3 orang, sisanya kepala sekolah, guru agama dan guru olahraga," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya sudah berupaya mengusulkan kepada dinas terkait, tetapi hingga kini belum juga ada realisasi.

Abdul Gani berharap, pemerintah daerah bisa memperhatikan kondisi sekolah yang ada di pelosok dan jauh dari perkotaan tersebut, untuk penambahan ruang kelas, perpustakaan, ruang guru dan tenaga guru.

Ia menambahkan, karena saat ini masih Pandemi Covid-19, proses belajar mengajar di SDN 1 Lalang menerapkan pola tatap muka terbatas.

"Desa Lalang ini termasuk kawasan Blank Spot alias minim signal seluler dan juga zona hijau, sehingga belajar tatap muka bisa dilaksanakan dengan pola terbatas," pungkasnya. (DANANG/B-6)