BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan menurunnya kasus positif covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat belakangan ini, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan isi ulang oksigen bagi pasien isolasi mandiri yang dibuka oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar juga turun drastis.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kobar Pahrul Laji, Jumat, 3 September 2021 mengatakan walau demikian pihaknya masih membuka layanan isi ulang oksigen untuk kepentingan kesehatan sampai benar-benar kondisinya stabil, lantaran kasus covid-19 di Kobar hingga kini masih terjadi.
"Karena masih ada masyarakat yang masih memerlukan oksigen untuk keperluan isolasi mandiri. Meski demikian jumlahnya sudah jauh menurun dibandingkan beberapa bulan lalu," jelasnya.
Fahrul Laji menjelaskan sebagai perbamdingan sekitar awal Juli 2021 masyarakat yang datang untuk melakukam pengisian ulang oksigen mencapai 100 tabung per hari.
"Saat ini jumlahnya hanya mencapai 20 tabung per hari baik ukuran besar maupun kecil. Tentunya hal ini kami anggap baik lantaran jumlah warga yang terpapar covid-19 dan melakukan isolasi mandiri juga menurun," jelasnya.
--page
Karena itulah, menurut Fahrul Laji, aturan untuk mengisi ulang tabung oksigen mulai dilonggarkan oleh pihak BPBD.
“Kami sekarang berikan kelonggaran pada masyarakat untuk memanfaatkan layanan oengisian oksigen. Bukan hanya bagi warga yang memerlukan saat isolasi mandiri saja. Namun bagi semua masyarakat yang membutuhkan oksigen akan kami layani, selama untuk kepentingan kesehatan dan bukan keperluan untuk bengkel dan lainnya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









