BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan informasi dari Satgas Pusat terkait penyelidikan angka kematian pasien Covid-19.
Penyelidikan tingginya angka kematian tersebut dinilai tidak bisa hanya dengan memahami salah satu data, namun memerlukan banyak data yang berkaitan.
“Wajib mengaitkan 1 data dengan lainnya, agar dapat diidentifikasi masalah yang sebenarnya,” sebut Ketua Satgas Sugianto Sabran melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas, Agus Siswadi dalam data rilisnya, Jumat, 3 September 2021.
Satgas menjelaskan beberapa contoh dari kasus tersebut seperti hubungkan data kematian dengan hal-hal yang berpotensi menjadi penyebab angka kematian yang masih tinggi.
Kemudian, data keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) dan ketersediaan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
--page
Lalu, menghubungkan data kematian dengan ketersediaan dan pemanfaatan tempat isolasi terpusat dengan jumlah satgas posko dan pelaksanaan fungsi posko hingga tingkat RT RW.
“Pemda juga harus mulai meninjau karakteristik kematian di daerahnya masing-masing, baik berdasarkan usia maupun berdasarkan tingkat gejalanya,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-7)









