PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Beberapa komonditas barang yang diimpor oleh Kalteng selama bulan Juli 2021 yaitu berasal dari 3 negara diantaranya Singapura, Jerman, dan Malaysia.

Dalam rilisnya Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyampaikan impor barang yang berasal dari Singapura adalah berupa bahan bakar mineral atau aspal, Jerman berupa berbagai produk kimia atau katalis penunjang lainnya, dan Malaysia berupa mesin/pesawat mekanik.

"Jika dibandingkan Juni 2021, terjadi penurunan impor dari Malaysia pada Juli 2021 senilai US$ 7,86 juta atau 214,29 persen, terutama disebabkan oleh menurunnya impor mesin/pesawat mekanik," ujarnya Sabtu, 4 September.

Kemudian impor dari Arab Saudi juga mengalami penurunan sebesar US$ 0,23 juta atau 100,00 persen, ini karena disebabkan menurunnya impor berbagai produk kimia atau katalis penunjang lainnya.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama di 2020, impor Kalteng pada Juli 2021 dari seluruh negara mengalami penurunan, kecuali Singapura dan Jerman.

--page

Impor dari Malaysia mengalami penurunan terbesar yaitu senilai US$ 1,82 juta atau 91,92 persen, dan diikuti Arab Saudi yang turun US$ 0,13 juta atau 100,00 persen.

Sementara impor dari Singapura dan Jerman mengalami peningkatan masing-masing sebesar US$ 0,65 juta atau 74,71 persen dan US$ 0,15 juta atau 214,29 persen.

Dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya nilai impor Kalteng dari bulan Januari–Juli 2021 dari seluruh negara mengalami kenaikan sebesar US$ 13,25 juta atau 71,31 persen.

Berdasarkan negara asal, hanya impor dari Malaysia, India, dan Jerman yang mengalami peningkatan. Secara kumulatif, peningkatan impor terbesar berasal dari Malaysia senilai US$ 14,70 juta atau 272,22 persen. (DONNY D/B-6)