SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nur Handayani Emrufi, seorang ibu rumah tangga di Baamang Hulu, Kecamatan Baamang kaget luar biasa. Seekor ular sanca kembang telah berada di kandang bebek miliknya, Jumat malam 3 September 2021. 

"Saya terkejut, saat suami memeriksa ternak bebek, ada ular besar," katanya. Ia langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur. Mendapatkan laporan ini, petugas langsung ke lokasi. 

"Setelah mendapatkan informasi, seekor ular masih berada di dalam kandang ternak bebek, petugas pun langsung diarahkan ke belakang rumah dan melakukan penanganan," kata Kepala Disdamkarmat Kotim, Rihel, Sabtu 4 September 2021. 

Saat menangani ular tersebut petugas mengalami sejumlah kesulitan. Sebab sanca kembang atau dengan nama latin Malayopython reticulatus sangat agresif. Membutuhkan waktu lama untuk mengeluarkan ular dari dalam kandang bebek. 

"Ular melakukan perlawanan sengit, sehingga petugas kami membutuhkan waktu yang lama untuk mengamankan ular itu," ujarnya. 

--page

Setelah melalui perjuangan dan doa akhirnya petugas berhasil mengeluarkan ular sepanjang 5 meter itu dari kandang bebek. 

Pelapor kini dapat bernapas lega, karena bebek kesayangannya terselamatkan dari hewan melata itu. (USAY NOR RAHMAD/B-6)