BORNEONEWS, Muara Teweh – Jembatan Penyeberangan Muara Teweh – Jingah dalam waktu dekat ini diresmikan. Saat ini pembangunan dalam tahap akhir atau finishing.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik menyebutkan bahwa dalam pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah ini menelan dana mencapai Rp 103,8 miliar.
“Di mana Rp 103,8 miliar tersebut terdiri dari dari APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp 73,9 miliar atau 71,21 persen sedangkan dana bantuan Provinsi Kalteng sebesar Rp29,9 miliar atau 28,79 persen,” jelas Topik, Sabtu 4 September 2021.
Disampaikan topi, bahwa jembatan penyeberangan ini dibangun dengan konstruksi rangka baja lengkung dan beton sepanjang sekitar 332 meter, lebar 5 meter serta bentang tengah jembatan 220 meter ini dikerjakan selama empat tahap.
"Jembatan ini salah satu ikon Barito Utara yang mengintegrasikan di Jalan Panglima Batur ke Kelurahan Jingan dan Kelurahan Jambu untuk nantinya wisata religi ke Islamic Center," ujar Topik.
--page
Topik menuturkan, target pihaknya dalam waktu secepatnya jembatan Muara Teweh-Jingah yang dibangun akan diresmikan. "Secepatnya jembatan ini akan diresmikan dan bisa fungsional digunakan masyarakat," katanya.
Dikatakannya, saat ini masih ada beberapa pekerjaan finishing untuk jembatan tersebut, yakni meliputi pekerjaan taman, bundaran pemasangan lampu dan mengganti lampu neon box yang rusak.
"Untuk kontrak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut masih sampai tanggal 15 Desember nanti," ungkapnya. (RAMADHANI/B-5)









