MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Fasilitas umum di Jembatan Penyeberangan Muara Teweh - Jingah diduga dirusak sekelompok pemuda pada Sabtu malam, 4 September 2021.

Aksi vandalisme atau pengrusakan (pagar jembatan) fasilitas umum itu terekam, bahkan video berdurasi 00.15 detik beredar di media sosial (Medsos) baik di facebook (FB) maupun WhatsApp (WA). 

Dalam rekaman video itu, ada tiga pemuda yang yang memakai baju kaos yang sama, satu orang melakukan perekaman ikut menendang pagar jembatan dan dua orang berjalan di depan juga menendang pagar pengaman jembatan. Diduga, sekelompok pemuda ini dalam pengaruh minuman keras.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Barito Utara M Iman Topik saat dihubungi melalui telephone selular pada Minggu, 5 September 2021 membenarkan video berdurasi 00.15 detik tersebut di Jembatan Penyeberangan Muara Teweh - Jingah.

“Kami sudah koordinasikan masalah ini ke Kapolsek Teweh Tengah dan ditindaklanjuti, semoga pelakunya cepat ditangkap,” kata Iman Topik.

--page

Kadis PUPR mengharapkan para pelaku pengrusakan fasilitas umum ini bisa segera ditemukan, mengingat yang dirusak ini merupakan fasilitas umum yang dibiayai pemerintah. Padahal saat ini, pihaknya sedang melakukan persiapan penggunaan jembatan agar segera fungsional. Namun tiba-tiba aksi vandalisme dilakukan oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab.

“Diharapkan para pelaku segera ditemukan dan pihak aparat penegak hukum dapat membantu Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk menemukan mereka, serta memberikan tindakan tegas kepada para pelaku aksi vandalisme,” kata Iman Topik.

Sementara itu, salah seorang warga yang melintas di jembatan pada Minggu pagi, 5 September 2021 mengatakan, sekelompok pemuda yang sering melakukan aksi pengrusakan fasilitas jembatan di atas pukul 20.00 WIB.

“Mereka (sekelompok pemuda) sering melakukan aksi pengrusakan ini di atas pukul 20.00-21.00 WIB,” kata warga yang sering melintas di jembatan tersebut.

Berdasarkan pemantauan dan pengecekan di lapangan bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, ada beberapa fasilitas jembatan seperti 28 neon box yang sudah terpasang di pagar jembatan hampir semuanya rusak parah. Bahkan, tidak ada lagi yang berbentuk neon box.Yang tertinggal hanya kabel-kabel listrik di rangka neon box tersebut.

--page

Kabid Bina Marga juga mengatakan, saat ini, pihaknya telah memasang 12 lampu sorot dan lampu penerangan di bentang utama jembatan.

“Untuk lampu JPU masih dalam pengerjaan yang nantinya akan dipasang di kiri kanan sepanjang pagar pengamanan jembatan,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR.

Ia menambahkan bahwa saat ini, para pekerja sedang menyelesaikan pembuatan taman, taman pagar dan air mancur yang berada di taman di sekitar jembatan tersebut. (RAMADHANI/B-7)