BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tingginya intensitas hujan membuat debit air sungai di Kecamatan Arut Utara kembali naik. Imbasnya, rumah warga kembali kebanjiran, Minggu, 5 September 2021.
Sebelumnya, sekitar 10 desa/kelurahan di wilayah Aruta yang tergenang banjir pada Agustus lalu dan sudah surut. Namun, kini tim Penanggulangan Bencana Banjir Kobar Kembali melakukan pemantauan lantaran debit air sungai mulai naik.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi Siallagan mengatakan, tim BPBD saat ini berada di lokasi. Dilaporkan, beberapa rumah warga dan akses jalan terendam banjir.
"Debit air di sekitar pinggiran DAS Arut mulai mengalami kenaikan dan menyebabkan akses jalan dan pemukiman warga tergenang air," kata Martogi.
Adapun wilayah yang terdampak saat ini yaitu Kelurahan Pangkut, tepatnya pemukiman warga di RT 4 dan 5. Tim masih melakukan pemantuan di daerah Pangkut, Gandis, dan sekitarnya.
"Hasil dari pemantauan di lakasi, debit air yang tergenang sekitar 40 cm dari malam tadi," kata dia.
Saat tim melakukan patroli di wilayah yang tergenang. Mereka juga memberikan imbauan kepada warga, apabila ada yang sakit agar segera melaporkan ke tim, supaya cepat ditangani. Kemudian apabila debit air naik dengan cepat, warga diminta untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
--page
"Saat personel BPBD terjun ke lokasi, belum ada informasi warga yang sakit dan mengungsi. Mereka masih memilih bertahan di kediamannya masing-masing," pungkasnya. (DANANG/B-11)









