BORNEONEWS, Sampit - Camat Kota Besi, Ninuk Muji Rahayu mengimbau warga khususnya yang bermukim di dekat sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, banjir berpotensi bertambah parah karena curah hujan masih tinggi di daerah itu.
"Saya meminta warga yang tinggal di pinggiran Sungai Mentaya agar selalu waspada. Sebab curah hujan masih tinggi dan debit air bisa meningkat lagi," imbaunya, Minggu, 5 September 2021.
Ninuk mengatakan, banjir sudah sepekan ini merendam desa-desa di Kecamatan Kota Besi, yakni Desa Hanjalipan, Desa Palangan, Desa Soren, Desa Simpur, dan Desa Pamalian.
"Desa Hanjalipan yang paling parah. Kalau desa yang lainnya juga banjir tapi tak separah Desa Hanjalipan," ujar Ninuk.
Sementara itu, debit air di Desa Hanjalipan itu terus mengalami kenaikan. Air banjir sudah masuk ke rumah warga bahkan ketinggian mencapai dada orang dewasa. Sehingga masyarakat tidak bisa beraktivitas normal.
--page
Ada ratusan rumah warga yang terendam banjir di daerah tersebut dan hingga kini belum ada tanda-tanda air akan surut. Pasalnya hujan yang terus mengguyur khususnya di Desa Hanjalipan dengan intensitas tinggi membuat air sungai terus naik.(USAY NOR RAHMAD/B-11)









