PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyampaikan permohonan maaf, terkait ditundanya rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin, 6 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kobar Rustam Effendi menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil rapat bersama satgas Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat pada Sabtu, 4 September 2021, PTM diminta untuk ditunda terlebih dahulu.

"Penundaan PTM merupakan hasil rapat bersama Satgas Covid-19 Kobar pada malam Minggu kemarin sampai pukul 12 malam, hari ini akan kita kirimkan surat resminya," kata Rustam Effendi saat dikonfirmasi Borneonews.

Rustam pun menyampaikan permohonan maaf atas penundaan itu kepada semua pihak yakni kepala satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD dan SMP di Kobar. 

"Saya sangat memahami rasa kekurang nyamanan ini dan mohon maaf, karena pasti bapak ibu Kep. Satuan pendidikan sudah mempersiapkan dengan maksimal, serta wali murid, jadi harap dimaklum bpk/ibu. Insya Allah kami memohon agar tim gugus bisa chek kelapangan dan dalam waktu dekat ini," tuturnya.

--page

Penundaan pelaksaan PTM membuat beberapa wali murid dan siswa kecewa. Sebelumnya, mereka sudah sangat antusias dan semangat menyambut belajar langsung di sekolah. Bahkan sampai ada yang beli seragam baru dan sepatu baru karena sudah tidak muat, serta buku baru dan peralatan sekolah lainnya.

"Ada yang sampai basah-basahan karena hujan nyaris seragam buat anaknya. Anak-anak sudah pakai baju seragam dan siap sekolah, ternyata sekolahnya ditunda," kata salah seorang wali murid inisial NZ, mengungkapkan kekesalannya. (DANANG/B-7)