PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang merendam ruas jalan trans Kalimantan yakni Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau mengakibatkan antrean panjang kendaraan.

Terkait itu, untuk menghindari kemacetan di jalur tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon menyarankan kepada petugas berwenang agar memberlakukan jam khusus untuk truk-truk besar yang melintas.

"Saya sudah melintas jalan tersebut, kemacetan terjadi memang akibat banjir. Faktor penyebab kedua, banyaknya truk-truk besar yang melintas. Saran saya kepada petugas yang ada baik kepolisian, dishub, dan lainnya agar memberlakukan jam khusus bagi truk besar ini. Misalnya mereka boleh melintas pada di atas pukul 12 malam," ucapnya Senin, 6 September 2021.

Apabila tetap truk-truk besar masih ikut melintas di waktu yang sama dengan mobil-mobil kecil, maka akan terjadilah antrean panjang atau kemacetan.

"Akibat tidak diatur dan semua bisa melintas ya akibatnya macet. Ini yang perlu diperhatikan dahulukanlah mobil-mobil kecil, truk-truk besar itu disuruh minggir dulu menunggu jam melintasnya. Kalau diberlakukan demikian pasti lancar," tegasnya.

Menurutnya, apabila diberlakukan secara bersamaan seperti itu, apalagi dalam kondisi banjir pasti akan menimbulkan masalah. Salah satu contohnya yakni truk yang mengangkut kayu log ada yang terbalik saat melintasi jalan tersebut beberapa hari lalu.

--page

Maka dari itu diharapkan, petugas yang berjaga atau mengurai kemacetan di jalan tersebut harus dapat memperhatikan dan mencari solusi supaya kemacetan serta antrian panjang bisa dihindari agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (DONNY D/B-11)