BORNEONEWS, Palangka Raya - Personel yang tergabung dalam Batalyon Vaksinator Polda Kalteng diberangkatkan ke sejumlah tempat untuk membantu mempercepat vaksinasi terhadap masyarakat. Mereka mulai bergerak ke lokasi setelah dilepas oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo pada Senin, 6 September 2021.
"Ada 24 tim vaksinator yang kita libatkan untuk kegiatan vaksinasi massal," kata kapolda kepada wartawan.
Kapolda menuturkan, dari 24 tim tersebut, di dalamnya ada 130 personel. Mereka akan menjalankan tugasnya, termasuk ke rumah ibadah. Mereka nantinya juga akan membantu menyukseskan vaksinasi di beberapa wilayah di Kalteng.
"Makanya (vaksinator) nanti akan kita bagi menjadi 3 zona. Timur, tengah dan barat. Mereka (vaksinator) siap mem-backup di kabupaten dalam percepatan vaksinasi," ungkapnya.
Kapolda melanjutkan, vaksinator tidak hanya melibatkan anggota Polri. Tapi juga merekrut pihak Politeknik Kesehatan (Poltekkes) yang jumlahnya 51 orang.
--page
Kapolda menargetkan, untuk hari ini, 2.500 masyarakat Palangka Raya divaksin. Kemudian Polres jajaran juga memiliki target yakni minimal 500 orang. Sedangkan total target keseluruhan berjumlah 8.000 orang.
"Target ini akan kita masifkan, tergantung dari stok vaksin yang tersedia. Kalau tersedia, kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, BIN, KKP dan beberapa instansi terkait lainnya dalam percepatan vaksinasi massal sesuai perintah presiden," bebernya.
"Kita juga berencana melakukan vaksinasi khususnya untuk warga terdampak banjir baik di Katingan, Gunung Mas, Kotim dan Seruyan supaya mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok)," demikian kapolda menyampaikan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro menilai, kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan atau prokes dan vaksinasi sudah baik.
Hal itu tidak lepas dari seringnya pesan yang disampaikan bahwa prokes penting untuk mencegah Covid-19. Vaksinasi juga penting dalam membentuk kekebalan kelompok supaya tidak mudah terpapar virus berbahaya itu. Namun demikian, dia mengingatkan tetap disiplin prokes kendati sudah divaksin. (BUDI YULIANTO/B-7)









