SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur meyakini banjir di kabupaten itu diperkirakan masih akan berlangsung dalam sepekan ke depan. 

"Kalau melihat kondisi cuaca ini, kemungkinan hingga minggu ke dua bulan September," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kotim, M Yusuf, Senin, 6 September 2021. 

Diungkapkan Yusuf,  banjir saat ini sudah merendam 7 kecamatan di Kotawaringin Timur. Kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Telaga Antang, Kecamatan Mentaya Hulu, Kecamatan Bukit Santuai, Kecamatan Antang Kalang, Kecamatan, Kecamatan Tualan Hulu, Kecamatan Parenggean, dan Kecamatan Kota Besi.

"Untuk ketinggian air di wilayah Utara sudah mulai berkurang, namun sepertinya di Desa Hanjalipan Kecamatan Kota Besi, makin parah," ungkapnya. 

Ketinggian air di wilayah Utara sebelumnya 1,5 meter kali ini sudah mulai berkurang. Sedangkan di Desa Hanjalipan, ketinggian air paling parah mencapai 2 meter. 

--page

Pihaknya memastikan penyaluran bantuan terus dilakukan. Demikian dengan kesehatan warga terdampak banjir juga terus dipantau. 

"Penyaluran bantuan terus berjalan. Kami juga memantau kesehatan warga lewat fasilitas kesehatan setiap wilayah yang ada," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)