SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Akibat banjir di Jalan Jenderal Sudirman, Kilometer 4, Sampit- Pangkalan Bun, lalu lintas sempat macet. Antrean kendaraan roda empat dan roda dua mencapai 6 kilometer. 

"Dari Jenderal Sudirman menuju bundaran belanga saja sudah 2 kilometer, belum lagi dari arah Pangkalan Bun bisa mencapai 4 kilometer," kata Badarudin, pengguna jalan yang berhasil lolos dari antrean kendaraan,  Selasa, 7 September 2021. 

Pantauan borneonews.co.id, penumpukan  kendaraan terjadi dari Jenderal Sudirman depan SPBU hingga depan kantor depan BPBD Kotim. 

Petugas kepolisian lalu lintas yang berjaga di lokasi berinisiatif melakukan buka tutup jalan. Guna menghindari kecelakaan. 

Sementara itu, di titik banjir tepatnya di sekitar kawasan setelah Kompleks Islamic Center berjalan berjalan dramatis. Sebab sejumlah kendaraan roda dua tampak kesusahan melewati jalan yang terendam banjir. Belum lagi ada sejumlah jalan yang berlubang hingga mengakibatkan kendaraan tiba-tiba jatuh. 

--page

"Banyak kendaraan roda dua akhirnya mogok setelah memaksa melewati banjir," kata Dani, warga sekitar.

Seperti diketahui, hujan deras yang melanda hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, sejak Senin sore, 6 September 2021, membuat sejumlah ruas dalam Kota Sampit terendam banjir. Salah satu titik yang terparah di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 4 Sampit-Pangkalan Bun, Selasa, 7 September 2021.  (USAY NOR RAHMAD/B-7)