BORNEONEWS, Sampit - Tempat tinggal warga di kawasan Jenderal Sudirman, kilometer 4, Sampit-Pangkalan Bun, turut terdampak banjir. Tempat tinggal yang sebagian besar juga dijadikan tempat usaha itu kebanjiran hingga ke dalam rumah.
Dani, warga sekitar mengungkapkan, banjir sudah tiga hari ini terjadi. Namun karena hujan deras sejak Senin sore, 6 September 2021, akhirnya genangan air menjelma jadi banjir setinggi lutut orang dewasa.
"Terpaksa tempat tidur dan perabotan rumah tangga kami angkat," ungkap Dani, Selasa, 7 September 2021.
Dijelaskan Dani, awalnya ketinggian air paling tinggi hanya 30 sentimeter. Kini setelah diguyur ketinggian 70 sentimeter.
Hal senada diungkapkan Lilis, penghuni rumah yang juga menjadikan tempat tinggalnya itu wadah usaha. Akibat banjir tempat usahanya terpaksa ditutup.
--page
"Mau bagaimana lagi, semuanya terendam banjir, sulit melayani pembeli. Tunggu sampai agak surut," kata Lilis.
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, namun juga jalan raya. Sehingga mengakibatkan kendaraan sulit melintas. Beberapa kendaraan bahkan mogok akibat kemasukan air saat melintas banjir. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









