SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir masih menghantui Kalimantan Tengah hingga kini. Termasuk di sejumlah kecamatan di Kotawaringin Timur. Salah satunya di Kecamatan Bukit Santuai. Bahkan saat ini, ada sebanyak 939 rumah warga terendam di salah satu desa dari 12 desa yang dilanda banjir. 

Camat Bukit Santuai, Pungkal mengatakan, kondisi banjir tersebut sudah hampir dua minggu lebih terjadi dan belum ada tanda-tanda air akan turun.

"Banjir masih bertahan, belum menunjukkan penurunan debit air," kata Pungkal, Selasa, 7 September 2021.

Pungkal menyebut ada 12 desa yang terendam dari sebanyak 14 desa, di Kecamatan Bukit Santuai yang terendam banjir. Ada 2 desa di antaranya belum melaporkan kondisi banjir, yakni Desa Tumbang Payang dan Desa Saluang. 

Adapun 12 desa yang terendam banjir yakni Desa Tumbang Tilap dengan 53 rumah yang terdampak, Desa Tumbang Kaminting ada 140 rumah terdampak, Desa Tanah Haluan ada 23 rumah terdampak,  Desa Tumbang Penyahuan ada 330 rumah terdampak, dan Desa Tumbang Sapia ada 27 rumah terdampak.

--page

Selain itu, Desa Tumbang Getas ada 58 rumah terdampak, Desa Tewai Hara ada 85 rumah terdampak, Desa Tumbang Kania ada 11 rumah terdampak, Desa Tumbang Batu ada 40 rumah terdampak, Desa Tumbang Torung 100 rumah, Desa Lunuk Bagantung 60 rumah, dan Desa Tumbang Tawan 12 rumah terdampak. (USAY NOR RAHMAD/B-6)