BORNEONEWS, Palangka Raya - Air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar saat bencana banjir melanda, selain juga beberapa kebutuhan lain baik makanan maupun pakaian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Erlin Hardi menyampaikan salah satu kebutuhan korban banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat adalah air bersih.
“Warga masyarakat membutuhkan bantuan air bersih, sandang pangan, dan kesehatan,” sebut Erlin Hadi, Selasa 7 September 2021.
Ia menyampaikan beberapa upaya telah dilakukan di Wilayah Kobar, baik dengan monitoring yang terus dilakukan BPBD dengan kordinasi bersama pihak desa kelurahan kecamatan, kemudian pendataan dan evakuasi bagi warga yang terdampak banjir.
Selain itu juga melakukan Ground Cek lokasi kejadian dan kaji data yang terdampak, pembagian paket beras 5 kg/KK dari Polres Kobar sebanyak 100 kg (20 Karung), serta pendirian posko pengungsi dan dapur umum di depan gedung tolak begolak aula Kelurahan Pangkut.
Erlin menyampaikan berdasarkan data yang dihimpun Senin malam, 6 September 2021 debit air terus naik di lokasi kelurahan pangkut dan sekitarnya, akses jalan utama dan jalan pemukiman tergenang banjir 20 cm sampai 70 cm.
--page
Kemudian untuk akses di kilometer 39 jalan lintas Kotawaringin Lama (Kolam) ke Pangkalan Bun mengalami kenaikan 40 cm. (HERMAWAN DP/B-6)









