PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bencana banjir yang melanda Kalimantan Tengah (Kalteng) kian meluas. Sejauh ini, sudah ada delapan kabupaten yang terdampak banjir.

Banjir melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan, Murung Raya, Pulang Pisau, Seruyan, Lamandau, dan Barito Utara.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Erlin Hardi menyampaikan dari data yang dihimpun per 6  September 2021, sudah ada empat kabupaten yang menyatakan Tanggap Darurat banjir.

Kabupaten dengan status tanggap darurat meliputi Kabupaten Katingan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Seruyan. Sedangkan Lamandau dan Pulang Pisau dalam keadaan Siaga Darurat banjir.

“Ketinggian air tiap daerah berbeda-beda, rata-rata dari 20 centimeter sampai dua meter,” sebutnya.

--page

Erlin menyampaikan banjir yang terjadi disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi terjadi di daerah. Seperti di Seruyan dimana hujan terjadi selama sembilan jam mengakibatkan permukaan air naik hingga merendam sembilan kecamatan, dengan 76 desa di sana.

Tingginya curah hujan juga mengakibatkan beberapa sungai di kabupaten setempat meluap, sehingga memperparah kondisi banjir.

Seperti di Murung Raya dimana banjir terjadi akibat luapan Sungai Laung, kemudian luapan Sungai Samba dan Sungai Katingan di Katingan, dan Sungai Arut di Kotawaringin Barat. (HERMAWAN DP/B-6)