PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengakibatkan akses jalan Provinsi yang menghubungkan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tepatnya di Kilo Meter 30 tergenang banjir setinggi 1 meter lebih, sehingga pengguna kendaraan bermotor harus menggunakan getek, Selasa, 7 September 2021.

Pengendara khususnya roda dua, rela merogoh kocek sebesar Rp. 20.000 demi menyewa jasa getek untuk menyebrangkan motornya, karena ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tergena g banjir sepanjang kurang lebih 50 meter.

Seorang koordinator angkutan getek, yakni Zaini  warga Kotawaringin Lama mengatakan, banjir terjadi sejak hari Kamis, 2 September 2021. Keberadaannya di lokasi bersama rekan - rekannya sebanyak 20 orang, ingin membantu pengguna jalan yang melintas.

"Pada prinsipnya kami tidak memaksa kepada masyarakat yang ingin menyeberang, kami hanya membantu, bahkan banyak pengguna jalan meminta kepada kami sampai malam hari di sini, karena arus sangat deras, bahkan hujan belum reda juga, kedalaman air akan bertambah lagi," ujar Zaini.

Selain menyebrangkan roda 2 menggunakan getek. Mereka juga membantu mengarahkan dan mengatur lalu lintas untuk pengguna roda empat yang melintas, agar tetap berhati - hati karena arus sangat deras dan licin.

--page

"Kondisi jalan yang tertutup air dan arus cukup deras, kalau tidak diarahkan maka rawan salah ambil jalur, maka harus diarahkan," tuturnya. (DANANG/B-5)