BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sejumlah desa di Kabupaten Murung Raya terdampak banjir akibat tingginya entensitas hujan beberapa hari belakangan ini. Khususnya masyarakat yang bermukim di bantaran sungai Barito.
Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph meninjau lokasi yang terdampak banjir yakni salah satu RT di Kelurahan Beriwit tepatnya di Hungan dan penijauan di desa Juking Pajang. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Murung Raya didampingi Camat Murung dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Murung Raya dan jajaran terkait, Senin sore, (6/9).
Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph berharap aktivitas masyarakat dalam waktu singkat sesegera mungkin kembail normal seperti sediakala.
Ia mengatakan saat ini debit air sungai Barito yang masuk ke wilayah Hungan ini sudah mengalami bertahan (tidak ada kenaikan air) tetapi apabila masih hujan lebat masih terus-menerus di hulu sana sungai Barito, tentunya debit air yang disinipun akan berpotensi meningkat, namun ia harapkan tidak berpotensi demikian.
"Kita dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama dengan BPBD Kabupaten Murung Raya akan memantau ke titik-titik tertentu yang dinilai rawan, kemudian kita nanti akan menginventarisir jenis bantuan apa saja yang layak, sesegera kita salurkan kepada masyarakat kita yang membutuhkan, kita berharap supaya banjir sungai Barito yang meluap sampai ke pemukiman penduduk itu cepat surut, kepada warga untuk tetap jaga kesehatan dan tanggap terhadap perubahan iklim dan cuaca serta tetap menjaga protokol kesehatan pandemi Covid-19," ungkap Bupati Perdie.
--page
Dalam kunjungan itu Bupati tak sungkan berdialog dengan warga dan bertanya langsung perihal kondisi kesehatan.
Camat Murung Fatrianul Fahriman menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph yang telah menyempatkan untuk melihat kondisi warganya yang terdampak banjir sekaligus memberikan bantuan.
"Kita dalam kesempatan ini juga mengingatkan warga agar tidak lengah, selalu waspada ketika ada kiriman air dari wilayah hulu, saat ini kami ada menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah warga yang terdampak," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Murung Raya Kariadi menyebutkan memang banjir ini musiman ketika curah hujan tinggi. Ia minta warga tetap waspada dengan kondisi ini. Adapun kenaikan air sendiri terus dipantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Murung Raya. Petugas juga mengerahkan perahu karet untuk membantu aktivitas warga.
"Kami menghimbau masyarakat agar tatap waspada terhadap bencana banjir ini karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Hampir setiap hari turun hujan di wilayah kita ini. Dikhawatirkan ada banjir kiriman kembali dari wilayah hulu. Jadi masyarakat tetap kita imbau untuk waspada, terutama yang berada di pinggiran sungai, kejadian banjir seperti ini sudah merupakan hal yang biasa karena etensitas curah hujan lebat beberapa hari belakangan ini, khususnya setiap curah hujan cukup lebat di daerah hulu sungai Barito," terangnya. (Trs)









