BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan capaian vaksinasi kalangan pelajar menjadi salah satu syarat dalam pelaksanaan belajar tatap muka.
"Kita sambil lihat capaian vaksinasi pelajar, kalau sudah mencapai targetnya bisa saja nanti kita uji coba dulu," katanya, Rabu 8 September 2021.
Dia menjelaskan, setelah tahap uji coba masih diperlukan evaluasi kembali untuk mengetahui apakah kebijakan tersebut bisa dilanjutkan atau sebaiknya dihentikan.
"Evaluasinya pasti diperlukan, kalau ternyata baik maka kita lanjutkan. Tapi kalau ada dampak negatifnya maka pilihannya tetap optimalkan belajar jarak jauh," ungkapnya.
Dia juga memastikan akan mempercepat proses vaksinasi pelajar dengan usia 12 sampai 17 tahun. Pasalnya, vaksinasi kalangan ini capaiannya masih di bawah 10 persen.
--page
Meski begitu, segala kelancaran ini juga harus diikuti dengan pasokan vaksin dari pemerintah pusat hingga ke daerah. Karena jika proses pengiriman vaksin dari pemerintah pusat lancar, maka akan terlaksana sesuai dengan rencana. (HENDRI/B-7)









