BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan rapat koordinasi penanganan bencana banjir dan Covid-19.
Rapat koordinasi ini dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran didampingi wakilnya, Edy Pratowo.
"Kalteng setiap tahun ada musim kemarau dan musim hujan. Hujan tinggi, banjir seperti ini," ucap Sugianto Sabran di aula Jayang Tingang (AJT) Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 8 September 2021.
Sugianto melihat kondisi seperti saat memang sudah rutin terjadi setiap 40 tahun sekali, sama halnya dengan kemarau dan kebakaran yang biasanya parah tiap 4- 5 tahun sekali.
Saat ini banjir di Kalteng terus meluas, bahkan memburuk. Kini setidaknya 11 dari 14 kabupaten/kota terendam banjir.
--page
Sebelumnya banjir melanda 7 kabupaten di Kalimantan Tengah selama lebih kurang 2 Minggu. Wilayah yang terendam banjir adalah Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Lamandau, dan Kotawaringin Barat.
Kini ada 4 kabupaten/kota baru yang wilayahnya mulai terendam banjir, yakni Barito Utara, Kota Palangkaraya, Murung Raya, dan Sukamara. (HERMAWAN DP/B-6)









