MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Berdasarkan catatan sebanyak ketiga kalinya tongkang batubara menabrak tiang dan fender (tiang pengaman) Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Peristiwa terbaru terjadi pada Selasa malam 7 September 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Tiang jembatan Montallat yang ditabarak tagboad Brahma 7 dan tongkang Anand 5 dari PT PAMA TOP dari Paring Lahung.

Berdasarkan catatan, tiang jembatan Sikan Tumpung Laung juga terjadi pada akhir Oltober 2021 lalu. Serta pada Selasa 23 Juni 2021, tongkang pengangkut batu bara milik PT Kapuas Bara Utama (KBU).

Tongkang dipandu oleh tug boat (TB) Ewis 16. PT KBU menabrak 9 (sembilan) tiang fender, sehingga semua tiang fender amblas dan hilang ke dasar sungai. Kerugian mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya, Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri mengungkapkan, berdasarkan bebebrapa keterangan dari masyarakat bahwa tiang pancang jembatan khususnya untuk malam hari penerangannya sangat minim sehingga insiden tongkang tabrak tiang jembatan itu terjadi.

--page

Tajeri mengharapkan, dinas atau instansi terkait diminta minta memasang rambu-rambu atau tanda-tanda, agar pada malam hari dapat terlihat,

“Walau bagaimanapun di daerah (posisi jembatan) ini arusnya cukup kuat dan deras,” ungkapnya. (RAMADHANI/B=)