KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banjir menggenangi akses jalan di 7 desa yang ada di dua kecamatan wilayah Kabupaten Kapuas. Banjir itu dampak dari tingginya curah hujan belum lama ini yang kemudian membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas meluap. 

Hal itu berdasarkan data dari Pusdalops PB-BPBD Kabupaten Kapuas, dilaporkan bencana banjir terjadi di tujuh desa di dua kecamatan itu menggenangi jalan desa sejak tanggal 5 September 2021.

Di antaranya, akses jalan di Desa Pujon, Desa Bajuh dan Desa Marapit, Kecamatan Kapuas Tengah. Kemudian untuk Kecamatan Pasak Talawang terjadi di Desa Kaburan, Desa Batu Sambung, Desa Jangkang, dan Desa Hurung Kampin.

"Berdasarkan laporan yang dihimpun dari laporan camat dan kepala desa, banjir merendam 7 titik akses jalan desa dengan tinggi muka air mulai dari 10 centimeter sampai dengan 40 centimeter," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, Kamis, 9 September 2021.

Sinaga menyebutkan untuk kondisi terkini laporan diterima pihaknya pada tanggal 8 September 2021 sekitar pukul 16:00 WIB, kondisi tinggi muka air di Kecamatan kapuas Tengah dan Pasak Talawang berangsur surut.

--page

"Berdasarkan laporan dari camat untuk sementara tidak ada rumah dan fasilitas umum yang terendam banjir, juga tidak ada korban jiwa maupun yang mengungsi," sebutnya.

Lebih lanjut, upaya yang dilakukan yakni melakukan koordinasi dengan pihak terkait di setiap desa dan kecamatan. "Tim pusdalops PB BPBD Kapuas juga melakukan pemantauan bencana banjir dan potensi banjir susulan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)