BORNEONEWS, Kasongan - Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Katingan terutama di Kota Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir dan sekitarnya berangsur surut dengan penurunan debit air rata-rata hingga 15 centimeter, Kamis, 9 September 2021.
Dari pantauan borneonews.co.id, meski ada penurunan debit air, ruas Jalan Trans Kalimantan di Kasongan arah Kereng Pangi sepanjang 15 kilometer masih lumpuh.
Pasalnya, ketinggian banjir rata-rata di ruas jalan itu masih setinggi lebih satu meter.
Ribuan rumah penduduk juga masih kebanjiran, termasuk sejumlah kantor organisasi, sepeti KNPI, PWI, PC NU dan lainnya.
Aktivitas warga Kasongan juga masih lumpuh terutama terdampak banjir, sebab banjir hanya surut beberapa centimeter saja.
--page
Namun warga korban banjir mengaku jika puncak banjir sudah terlewati yakni pada hari kemarin.
"Sekarang banjir di rumah kami masih sekitar setengah meter, ada penurunan sekitar 10 sampai 15 centimeter dibanding kemarin, " kata Ruli, warga Kelurahan Kasongan Baru Kecamatan Katingan Hilir.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Katingan Aris Munandar mengatakan bencana banjir tahap dua kali ini menyebabkan Kantor PWI Kabupaten Katingan juga kebanjiran.
Di lantai kantor, ketinggian banjir sekitar 10 centimeter dari hari kemarin. "Alhamdulillah hari ini ada penurunan debit air sampai sekitar 15 centimeter, lantai di dalam kantor sudah kering, tapi di halaman kantor PWI banjir masih sebatas lutut, " ungkap Ketua PWI Katingan Aris Munandar.
Hari ini, tambah Aris, semua pengurus dan anggota PWI gotong royong membersihkan bekas banjir di kantor PWI. (ABDUL GOFUR/B-7)









